Diatas semua itu, yang lebih mengerikan ialah kita tidak bisa keluar dari neraka itu buat selama-lamanya. Dalam Alquran surat 23 ayat 103, Allah menyatakan jika kebaikan kita sedikit, kita termasuk orang-orang yang merugi (bangkrut) karena kebaikan kita tidak mencukupi untuk menutupi keburukan (dosa) yang kita kerjakan. Laludidudukan di kursi paku selama satu jam. Lalu disiram bensin dan disulut api. Setelah itu, setan Inggris muncul dan mencambuki kita sepanjang hari." Karena terdengar tidak menyenangkan, si orang Indonesia menuju ke neraka lain. Ia lalu melihat-lihat bagaimana keadaan neraka Amerika, neraka Jepang, neraka Rusia dan banyak lagi. Bagaimanakahdan mengapakah suatu jiwa memilih neraka bagi dirinya untuk selama-lamanya? "Di saat ajal," jelas Marija, "Allah memberi kita terang untuk melihat diri kita sendiri sebagaimana kita sebenarnya. Allah memberikan kebebasan memilih kepada setiap orang semasa hidupnya di dunia. Denganilmu yang masih terbatas ini, sains tidak dapat mengesahkan walaupun satu ayat Al-Quran daripada bahagian 20% itu sebagai satu pernyataan yang salah. Jika 80% kandungan Al-Quran telah dibuktikan tepat dan benar, secara logiknya baki 20% bahagian yang lain juga adalah benar. Kewujudan kehidupan selepas mati yang disebut dalam Al-Quran Yesussendiri berkata "Penguasa-penguasa di dunia ini, berarti memang dunia ini second heaven ini dikuasai oleh setan, mereka mengendalikan atmosfir yang ada di dunia ini dan dari sinilah setan menjalankan pemerintahannya di dunia ini." THIRD HEAVEN (OUTER SPACE) Ini adalah surga tingkat ketiga, dan di sini Tempat Allah dan pusat Eps10 Telapak Setan Karya Khu Lung Tjan Id Jeritan ngeri yang mendirikan bulu roma segera berkumandang memecahkan kesunyian, manusia berkerudung merah yang terakhir itupun jatuh terkapar . Dafunda Gokil – Sebagai manusia yang menjalani hidup dengan beragama, pasti bertanya-tanya bagaimana akhir dari kehidupan. Ada agama yang menerangkan bahwa akhir hidup kita adalah di surga atau neraka, ada juga yang tidak ada surga dan tidak ada neraka. Bagi yang agamanya menjelaskan akan masuk neraka, pasti membayangkan bagaimana bentuk neraka atau gambaran neraka maupun surga kelak, padahal pasti akan jauh lebih mengerikan daripada yang dijelaskan. Jika misalnya kita beragama islam, pasti juga ingin mencari tahu bagaimana gambaran surga dalam islam itu sendiri. Neraka dalam agama kristen, Neraka dalam agama yahudi, Neraka dalam agama hindu maupunNeraka dalam agama budha dan Neraka dalam berbagai kepercayaan lainnya. Oleh karena itu, berikut ini10 Perbedaan Neraka Menurut ten Kepercayaan di Dunia! Cek di bawah ini. 10 Gambaran Neraka Menurut Berbagai Agama di Dunia! ane. Neraka Swedenborg 2. Neraka Mictlan 3. Neraka Tartarus 4. Neraka Kasyrgan 5. Neraka Narak 6. Helheim 7. Black Thread Hell viii. House Of Lies 9. Irkalla 10. Avīci, Neraka Tanpa Interval x Gambaran Neraka Menurut Berbagai Agama di Dunia! 1. Neraka Swedenborg Neraka ini diungkapkan oleh seorang ilmuwan, filsuf, mistikus Kristen, dan teolog Swedia yang lahir pada tahun 1688. Swedenborg memiliki karier yang produktif sebagai seorang penemu dan ilmuwan. Pada usia lima puluh enam tahun, ia memasuki fase spiritual dalam hidupnya, dan ia mulai mengalami mimpi yang sangat aneh. Karena mimpi tersebut, ia mengklaim dirinya adalah telah ditunjuk oleh Tuhan agar menulis doktrin surgawi untuk mereformasi agama mengklaim bahwa Tuhan telah membuka matanya, sehingga sejak saat itu ia bisa bebas untuk mengunjungi surga dan neraka, dan berbicara dengan para malaikat, setan, dan roh-roh lainnya. Selama 28 tahun sisa hidupnya, ia menulis dan menerbitkan 18 karya-karya teologis, yang paling terkenal adalah Surga dan Neraka 1758, dan beberapa karya teologis yang tidak diterbitkan. Menurut Swedenborg, neraka tampak seperti kota, kumuh kotor. Orang yang terkutuk dapat pergi kapan saja. 2. Neraka Mictlan Yang kedua adalah Neraka Mictlan, atau neraka bagi orang yang menganut kepercayaan Mitologi Aztec. Menurut mitologi tersebut, bagi orang yang meninggal pergi ke Mictlan, meskipun ada kemungkinan lain. Letaknya jauh ke utara dan terdiri dari sembilan tingkat yang berbeda. Perjalanan dari tingkat pertama sampai kesembilan itu sulit dan membutuhkan waktu empat tahun. Dan akan melewati berbagi rintangan mengerikan. iii. Neraka Tartarus Yang ketiga adalah neraka menurut mitologi Yunani. Neraka Tartarus berada jauh dalam perut bumi. Di neraka ini, orang-orang yang telah melakukan dosa yang diberikan hukuman yang sesuai. Sebuah contoh yang terkenal di Tantalus, ketika dia masih hidup membunuh anaknya sendiri dan mengorbankannya untuk para dewa, dan kejahatan lainnya. Sebagai hukuman, ia terpaksa duduk di samping makanan lezat dan minuman yang dia sebelumnya tidak dapat makan atau minum. Neraka ini tidak kekal untuk semua orang tapi dengan satu catatan, orang-orang yang mempunyai dosa-dosa tidak begitu buruk dihukum selama satu tahun, dan kemudian dihanyutkan di salah satu sungai besar yang mengalir diluar Tartarus. Tidak hanya itu, mereka juga akan berakhir di Danau Akheronian, dan mencapai pantai lainnya, yaitu di luar bagian neraka, dan dari airnya memohon orang-orang yang telah dirugikan dalam hidup mereka untuk merelakan mereka pergi. Jika korban mereka setuju, maka orang-orang berdosa bergabung dengan mereka di pantai. 4. Neraka Kasyrgan Dalam kepercayaan Mongolia, jiwa orang yang telah meninggal dinilai menghadap Erkil Khan, pangeran neraka. Jika perbuatan buruk mereka lebih banyak daripada yang baik, maka mereka dikirim ke neraka yang dikenal sebagai Kasyrgan, di mana mereka direbus dalam aspal hitam di dalam kuali raksasa. Nah bagi orang yang paling berdosa akan terjebak di sini selamanya. Tetapi orang yang telah melakukan setidaknya beberapa kebaikan dalam hidup mungkin naik secara bertahap menuju permukaan kuali, sampai mahkota kepalanya mencapai permukaan. five. Neraka Narak Menurut kepercayaan agama Hindu, neraka ini dibagi menjadi dua puluh lima alam sesuai dengan perbuatan dosa yang membawa orang ke sana. Dan yang terjadi di masing-masing tempat, salah satu alam neraka ini disebut Diarrhea’ dan yang lain disebut Rimba dari pedang dan belati’. vi. Helheim Neraka menurut kepercayaan bangsa Viking adalah Helheim. Bukan panas karena api, tapi Helheim ternyata bersuhu dingin. Pintu masuk dijaga oleh anjing bermata empat berlumuran darah yang disebut Garmr, dan seluruh tempat itu diawasi oleh seekor elang raksasa yang disebut si pemakan bangkai’ yang sayapnya menciptakan angin sedingin es. 7. Black Thread Hell Neraka Black Thread Hell adalah neraka khusus orang yang suka memfitnah, pembohong dan orang-orang yang menganiaya orang tua mereka. Orang-orang berdosa ditandai dengan garis-garis hitam, dan kemudian dipotong sepanjang garis-garis tersebut dengan gergaji terbakar. Tapi ika anda berdosa dengan cara yang berbeda, jangan khawatir. Buku neraka ini adalah fitur dalam menggambarkan total enam belas neraka, 8 neraka dingin’ dan 8 panas’. Versi lainnya memiliki nama sesuai dengan jenis penyiksaannya. Semua itu tergantung dosa kita selama ini. 8. Firm Of Lies Menurut kepercayaan orang yang menyembahAhura Mazda atau “Tuhan yang bijaksana”. Zoroastrianisme merupakan sebuah agama dan ajaran filosofi yang didasari oleh ajaran Zarathustra yang dalam bahasa Yunani disebut Zoroaster. Zoroastrianisme dahulu kala adalah sebuah agama yang berasal dari daerah Persia Kuno atau kini dikenal dengan Islamic republic of iran. Dalam kepercayaan agama ini, jiwa setelah kematian pertama menyeberangi jembatan dan bertemu seorang wanita muda yang mewakili personifikasi dari tindakan mereka dalam kehidupan. Jika orang yang meninggal telah menyebabkan kehidupan yang baik, wanita itu terlihat cantik, sedangkan untuk orang berdosa sebaliknya jadi mengerikan. 9. Irkalla Dalam mitologiBabilonia, Irkalla adalah dunia bawah yang tidak ada jalan kembali. Hal ini juga disebut arali, Kigal, Gizal, dan dunia bawah. Irkalla diperintah oleh dewi Ereshkigal dan kekasihnya, dewa kematian Nergal. Kedua dewa dan lokasi yang disebut Irkalla, seperti bagaimana Hades dalam mitologi Yunani. Untuk memasuki dunia ini, kalian harus melewati 7 gerbang, si mati ini harus menyuap penjaga gerbang dengan sepotong pakaian atau yang paling menyedihkan tentang neraka Babilonia, meskipun tidak benar-benar ada hukuman atas kesalahan yang besar tapi semua orang pergi ke sana, kecuali beberapa pahlawan. 10. Avīci, Neraka Tanpa Interval Yang terakhir adalah neraka menurut kepercayaan agama Budha. Neraka Avici adalah neraka tingkat terendah dari Naraka atau “neraka” dunia, di mana orang mati yang telah melakukan kejahatan berat dapat terlahir kembali. Bentuknya seperti sebuah kubus yojana kilometer, terkubur di bawah bumi. Nah jika kalian adalah para penganut kepercayaan Buddhisme Tanah Suci, ini adalah jenis yang terburuk dari neraka, sangat buruk sehingga Anda hanya bisa sampai di sana dengan melakukan salah satu dari 5 dosa besar’. Meskipun secara teknis Avici tidak kekal, neraka ini tidak berakhir hingga triliunan tahun. Nah itulah 10 Gambaran Neraka Menurut Berbagai Kepercayaan di dunia ini. Tentu memang benar bahwa orang berdosa akan dihukum kelak. Tidak ada yang bisa mengelak hal itu, semua kepercayaan juga menyebut bahwa neraka itu ada. Begitu pula dengan agama Islam dan lainnya. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kita semua. Sumber Daftar Populer Youtube Channel 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID tUBvJk0g1jM5n2fFo-PbE2XawqGzxfav0h_M-ndVvqANjDw_NGQwQg== Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu Alaihi dan melenakan. Itulah dunia. Karena itu, tak sedikit yang sengsara dibuatnya. Ada yang celaka, ada juga yang terhina. Andaikata ada yang bahagia karena dunia, itu hanya sementara. Karenanya, kita harus senantiasa waspada. Jangan sampai terlena. Jika tidak, kita akan menjadi korban berikutnya. Waspadalah..waspadalah..! Berikut ini catatan penting tentang dunia yang tidak boleh dilewatkan begitu dengan segala kemegahan dan keindahannya tidak ada nilainya jika dibandingkan dengan akhirat. Camkanlah firman Allah berikut ini at-Taubah [9] 38, yang artinya “Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini dibandingkan dengan kehidupan diakhirat hanyalah sedikit.” Berapa banyak yang mampu manusia peroleh dari kepuasan itu? Padahal umurnya hanya sebentar. Jika ia memilih kenikmatan yang sedikit itu, maka di akhirat kelak tidak ada tempat yang pantas baginya, melainkan كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ“Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan” Hûd [11] 15-16.Apa yang menjadi bagian manusia di dunia ini pasti akan diberikan kepadanya, tanpa dikurangi sedikitpun dari haknya. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berikut نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِيَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا“Sesungguhnya tiap jiwa tidak akan dicabut nyawanya hingga disempurnakan rezekinya, meskipun itu terlambat” HR. Ibnu Majah. Menurut Syaikh Albani, hadis ini sahih. Jika demikian, lantas apa sebenarnya yang membuat manusia menjadi tamak terhadap dunia? Bukankah masing-masing sudah ada jatahnya. Tidak berlebih dan tidak berkurang?Siapa pun yang tamak terhadap dunia, hingga membuatnya mengambil hak orang lain, atau membuat perhatiannya hanya tertuju pada dunia semata melebihi batas kewajaran, maka secara otomatis ia akan menyia-nyiakan akhiratnya. Yang mengakibatkan ia dilempar ke dalam api neraka. Rasulullah pernah bersabda, yang artinya “Pada hari kiamat kelak akan didatangkan seorang penduduk neraka; dulu ketika di dunia ia adalah orang yang paling enak hidupnya. Lantas dicelupkan ke dalam neraka sekali celup. Kemudian ditanyai, “Wahai manusia, apakah engkau pernah merasakan kenikmatan?” Ia pun menjawab, “Belum pernah, wahai Tuhan, sedikitpun” Muslim dan Ahmad. Hanya sekali celupan dalam siksaan, ia telah melupakan kesenangan, kebahagiaan, dan kenikmatan yang dulu pernah dirasakannya di dunia. Itu pun cuma satu celupan. Nah, bagaimana kalau azab akhirat itu adalah sesuatu yang akan ia rasakan untuk selama-lamanya? Bukankah ia akan hidup dalam kesengsaraan yang abadi?Orang yang orientasinya akhirat tidak akan merugi di dunia. Bahkan, ia justru akan mendapatkan bagian dunia dan akhirat sekaligus. Maka adalah suatu kebodohan jika kita hanya memfokuskan amalan kita untuk mengejar dunia. Seperti firman Allah berikut ini al-Baqarah [2] 200 Maka di antara manusia ada orang yang berdoa “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia,” dan tiadalah baginya bahagian yang menyenangkan di akhirat. Sedangkan orang yang berakal pasti akan memanjatkan doa dengan redaksi مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ“Dan di antara mereka ada orang yang berdoa “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”” al-Baqarah [2] 201. Inilah doa yang sebaik-baiknya bagi seorang yang berorientasi akhirat adalah sebab seseorang memperoleh kebahagiaan di dunia. Lalu kenapa banyak orang yang menyia-nyiakan dua kebahagiaan ini? Itu tidak lain karena mereka berpaling dari tuntunan Allah Azza wa Jalla. Renungilah firman-Nya berikut Thâhâ [20] 123-127, yang artinya “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka; Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” Berkatalah ia “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”; Allah berfirman “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, tetapi kamu melupakannya, dan begitu pula pada hari ini kamu pun dilupakan,” Demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal. Maka siapa saja yang beramal hanya untuk dunia, baginya penghidupan yang sempit, dan di akhirat kelak ia akan disiksa dalam azab yang pedih. Adapun jika ia beramal untuk akhirat, baginya sebenar-benar penghidupan di dunia dan akhirat yang “matian-matian” mengejar dunia, pada hakikatnya hanyalah mewujudkan hasil yang sudah ditentukan. Atau, dengan kata lain mengejar sesuatu yang pasti akan sampai ke pemiliknya, tanpa dikurangi sedikit pun. Oleh karena itu, apa pun yang ia lakukan tidak akan memengaruhi bagian yang telah ditentukan untuknya. Layaknya seorang yang masuk ke sebuah kebun, lalu merasa takjub dengan apa yang ada di dalamnya. Namun, ia justru sibuk melobi pegawai dan pemilik kebun; meminta dispensasi perpanjangan jam berkunjung. Ketika bel berbunyi tanda jam berkunjung telah habis, ia baru tersentak kaget, sebab ia belum berhasil dengan usaha lobinya. Dan Ia pun diminta keluar dengan perasaan terhina. Bahkan sekadar mencicipi buah yang ada di kebun itu pun ia belum sempat. Begitu juga keadaan orang yang masuk ke dalam kebun yang bernama dunia. Ia akan tersibukkan oleh keindahan dan kemegahan yang ada. Lalu berusaha memperpanjang masa kontraknya dengan mencari obat ampuh’ ke sana-ke mari demi memperpanjang umur. Namun, tidak ada satu pun yang berhasil. Justru, ia dikegetkan oleh kedatangan malaikat maut yang akan mencabut nyawanya, telah berdiri di depan matanya seraya membisikkan sebuah kata di telinganya, “Waktumu sudah habis. Kesempatanmu di dunia ini sudah habis. Ajalmu telah tiba. Keluarlah engkau secara suka rela. Atau kalau tidak, engkau akan dipaksa”.وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ذَلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُ وَنُفِخَ فِي الصُّورِ ذَلِكَ يَوْمُ الْوَعِيدِ وَجَاءَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَعَهَا سَائِقٌ وَشَهِيدٌ لَقَدْ كُنْتَ فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَذَا فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌ“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya. Lalu ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman. Kemudian datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan Dia seorang Malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi. Sesungguhnya kamu berada dalam Keadaan lalai dari hal ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup yang menutupi matamu, Maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam” Qâf [50] 19-22.Orang berakal berusaha menggunakan kesempatan dengan sebaik-baiknya demi sebuah kebahagiaan yang hakiki. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang yang berakal adalah orang yang menundukkan hawa nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah mati. Sedangkan orang yang bodoh adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan berangan-angan terhadap Allah” HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, menurut adz-Dzahabi hadis ini sahih, sedangkan menurut Syeikh al-Albani dha’if.Walhamdulillahi Rabbil Alamin***Penulis Abu Hasan Abdillah, BA., tulisanAgar Dunia Tak Memenjara 1 Carilah Kebahagiaan Yang HakikiAgar Dunia Tak Memenjara 2 Sadarilah Dunia Lebih Hina Dari Sayap NyamukAgar Dunia Tak Memenjara 3 Pandangan Orang Mukmin Terhadap DuniaAgar Dunia Tak Memenjara 4 Petuah Orang-Orang BijakAgar Dunia Tak Memenjara 5 Sadarilah Dunia Itu MenipuAgar Dunia Tak Memenjara 6 Sadarilah Dunia Itu Melenakan Alumni PP. Taruna Alquran Yogyakarta. S1 Fakultas Syariah Universitas Islam Madinah S2 Jurusan Ta'liimul Lughoh Al 'Arabiyyah Universitas Islam Madinah S3 Jurusan Ta'liimul Lughoh Al 'Arabiyyah Universitas Islam Madinah Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Nabi Adam adalah nenek moyang manusia pada awalnya berada di surga. Mendapat cobaan dilarang mendekati sebuah pohon khuldi, namun tidak dapat menahan diri, maka terusirlah dari surga. Ia tidak bisa menahan godaan setan untuk mendekati pohon tersebut dan bahkan memakan buahnya. Beberapa ulama berbeda-beda pendapat tentang penafsiran pohon dan godaan syetan tersebut. Ada yang mengatakan bahwa pohon itu adalah benar-benar sebuah tanaman di surga, ada pula yang menyatakan bahwa pohon itu hanyalah sebuah kiasan. Menurut pendapat Prof. DR. Damardjati Supadjar, pohon itu hanyalah sebuah kiasan, bagaimana bisa ada larangan di surga? Bukankah syurga tempat kebebasan, apa pun yang diperlukan sudah tersedia dan tinggal ambil, ingin buah apapun juga tinggal petik! Jadi itu hanyalah sebuah kiasan. Mendekati pohon berarti menjauhi Allah Memakan buahnya berarti merasa memiliki. Adapun mengikuti bujukan syetan, yang dimaksud itu adalah mengikuti hawa nafsu yang ada dalam dada hati nya. Mawas Diri 228. Terusirnya Nabi Adam as. dari surga, dapat diambil hikmahnya dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Janganlah manusia menjauhi Allah jauh dari kebaikan dan kebenaran, karena segala kebaikan dan kebenaran itu ada pada sisi Allah Dan janganlah orang merasa, apa pun yang ada pada diri mereka itu adalah miliknya. Karena pada hakikatnya manusiapun milik Allah. Manusia tidak kuasa apa-apa, bahkan untuk bernafas pun orang tidak kuasa mempertahankannya apabila ajal sudah tiba. Apa pun yang ada pada diri manusia pada hakikatnya bukan miliknya, tetapi hanya dikuasakan padanya. Pada saatnya manusia akan dimintai pertanggungjawaban, bagaimana cara mendapatkannya dan untuk apa dipergunakannya akan apa pun yang pernah ada padanya termasuk Adam telah terusir dari surga dan harus turun ke muka bumi, akan tetapi beliau langsung bertaubat dan minta ampun kepada Allah Tuhan Yang Maha Pengampun menerima taubatnya dan akan mengembalikan Adam beserta keturunannya ke surga, akan tetapi harus melalui beberapa ujian terlebih dahulu, yaitu melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Nah! seberapa banyakkah keturunan Nabi Adam as. yang selamat lulus dari ujian tersebut dan bisa kembali lagi ke surga dan berapa pula yang tidak lulus ?. Ternyata tidak banyak yang berhasil hadits Rasulullah ...,"Demi Allah, aku benar-benar berharap agar kalian menjadi seperempat penghuni surga. Demi Allah, aku benar-benar berharap kalian menjadi sepertiga penghuni surga. Demi Allah aku benar-benar berharap kalian menjadi separoh penghuni surga." Lalu orang-orang bertakbir. Beliau bersabda lagi, "Tidaklah kalian pada hari itu di tengah manusia melainkan seperti sehelai uban pada badan sapi jantan berwarna hitam, atau seperti sehelai rambut hitam di badan sapi berwarna putih." HR. BukhariAlangkah sedikitnya orang yang selamat, sebagai penghuni syurga nantinya. Kalau dihitung-hitung, seandainya dalam satu senti kulit sapi itu ada 100 bulu, maka dalam seekor badan sapi jantan yang kira-kira lebar kulitnya 3 meter persegi maka jumlah bulunya Jadi yang masuk surga nantinya kurang lebih hanya satu diantara tiga juta orang. Alangkah yang menyebabkan begitu banyak orang yang celaka? Tidak menarikkah syurga? Atau tidak takutkah mereka pada neraka? Atau mereka tidak tahu? Yang pasti kebanyakan dari orang-orang tersebut tidak mau tahu dan terpedaya dengan kehidupan dunia yang hanya sesaat saja, bahkan tidak lebih dari sekejap mata dibandingkan dengan kehidupan akhirat. 1 2 Lihat Sosbud Selengkapnya Jakarta - Setelah hari kiamat tiba, manusia yang meninggal dunia akan melalui tahapan kehidupan di alam akhirat. Namun, sebelum memasuki kehidupan alam akhirat tersebut, manusia harus memasuki alam kubur atau yang disebut juga dengan alam kubur ini pula yang disebut-sebut sebagai pintu gerbang menuju akhirat atau batas antara alam dunia dan alam akhirat. Mengingat secara bahasa, kata barzah mengandung arti itu menjadi tempat tinggal bagi mereka yang telah meninggal dunia lebih dahulu hingga datangnya hari kiamat kelak. Bahkan manusia-manusia yang singgah di sana sudah ada sejak zaman Nabi Adam yang berada di alam kubur akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kebangkitan sesuai dengan surat Ghafir ayat 46,النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِArtinya "Kepada mereka diperlihatkan nereka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. dikatakan kepada malaikat 'Masukan Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.'"Meskipun hanya sebagai tempat persinggahan, perhitungan waktu di alam kubur atau alam barzah ini disebut lebih lama dan panjang dibandingkan di anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia MUI KH Nurul Irfan, manusia yang berada di alam barzah sendiri bisa melihat keadaan di alam dunia maupun akhirat."Dia alam barzah sebagai sekat, mereka ahli kubur atau ahli barzah bisa melihat dunia dan bisa melihat akhirat. Mereka berada di satu tempat yang namanya barzah bisa melihat dunia dan akhirat,'' kata KH Nurul Irfan yang dikutip dari situs MUI, Senin 20/9/2021.Selain diperlihatkan keadaan dua alam akhirat dan dunia, manusia di alam barzah juga ada yang sudah mendapatkan balasan akibat perbuatannya di dunia. Sebab itu ada istilah yang kita kenal dengan siksa Ustaz Amir As-Soronji, terdapat beberapa sebab manusia ditahan dan disiksa di alam kubur tersebut. Mulai dari tidak menutup aurat hingga melakukan riba semasa di dunia."Sebab tersebut di antaranya tidak membersihkan diri dan tutup aurat saat kencing, mengadu domba, mencuri harta rampasan yang buka hak nya, berdusta, mengabaikan Al-Qur'an, zina, dan riba," kata Ustaz Amir, seperti yang dikutip dari situs Universitas Islam Indonesia UII.Selain itu, melansir dari laman Sumber Belajar Kemendikbud, manusia juga akan bertemu, ditanyai, dan diperiksa oleh Malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur. Para malaikat itu akan menanyakan tentang amal perbuatan manusia ketika menjalani kehidupan yang dinukil dari firman Allah QS Al Zalzalah ayat 7-8 tentang perhitungan amal baik dan buruk,7 فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ8 وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُArtinya "Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya."Demikian penjelasan tentang alam kubur atau yang disebut juga dengan alam barzah. Semoga wawasan ini bisa membuat kita semakin meningkatkan bekal amal sholeh untuk di akhirat kelak. Aamiin. Simak Video "Polisi Duga Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Mati Lemas-Kekerasan Seks" [GambasVideo 20detik] rah/erd

bagaimana perbandingan lamanya hidup di dunia dengan neraka