Denganketentuan, memperhatikan batasan dalam persahabatan itu, tidak terlalu intim atau intens, dan hindari curhat yang ter-rahasia menurut anda. Gitu aja sih menurut saya. Kita sebagai makhluk sosial tentu perlu berinteraksi dengan sesama jenis maupun lawan jenis, bermitra kerja dengan sesama jenis atau lawan jenis.
kenapacurhat dengan lawan jenis sangat tidak dianjurkan. dikarena akan menimbulkan gejala gejala dan dan timbul benih benih perselingkuhan. jadi saya sarank
Sehinggatidak menutup kemungkinan terjadi keakraban dengan lawan jenis. Sayangnya pertemanan dengan lawan jenis, tidak jarang membuat kamu terbawa perasaan. Butuh bantuan, butuh teman jalan, butuh teman curhat, sebaiknya jangan selalu fokus pada dia. Memang dia terkesan bisa lebih mengerti tapi sebaiknya hindari terlalu sering. Ketika kamu
Tapimemilih siapa saja yang patut dijadikan teman bercerita adalah hal yang sangat penting, sebaiknya juga jangan dilakukan dengan lawan jenis. Agar kita tidak terbawa perasaan, kalau sudah terbawa perasaan akan sulit untuk menjauh. Karena tanpa disadari curhat dapat menyebabkan ketergantungan loh. **
Pertemananatau persahabatan dengan lawan jenis dapat memicu kecemburuan, khususnya ketika pasangan kita punya kedekatan fisik cukup kuat dengan teman lawan jenis. Zach menekankan, bila rumah tangga Anda sedang bermasalah, jangan curhat atau membicarakan masalah Anda dengan teman lawan jenis. Lama-lama ini membuat Anda lebih dekat dengan
Tuturmama- Terdapat beragam jenis selingkuh salah satunya adalah emotional cheating yang sering terjadi dan tak disadari. Hal ini terjadi Emotional Cheating, Selingkuh yang Sering - Tuturma.ma
. Curhat adalah kebutuhan setiap orang. Biasanya, curhat memang identik dengan cewek. Tapi sebenarnya cowok pun butuh curhat lho. Tidak baik memendam masalah terus-menerus, karena itu bisa membuat stres dan bahkan kamu juga senang curhat? Kalau ya, kepada siapa biasanya kamu curhat? Banyak orang senang curhat kepada teman sesama jenis, tapi gak sedikit pula yang lebih senang curhat kepada teman lawan jenis. Memang, kadang curhat kepada lawan jenis bisa lebih asik daripada ke sesama ketahuilah bahwa curhat kepada teman lawan jenis bisa menimbulkan sejumlah efek negatif lho. Kamu perlu berhati-hati, karena lima kerugian ini bisa timbul kalau kamu curhat kepada teman lawan Dikira memberi harapanunsplash/Yolanda SunAda pepatah yang berbunyi dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa yang tahu. Pepatah itu perlu kamu camkan jika kamu sering curhat kepada seorang teman lawan jenis. Mungkin dari luar sikapnya tampak biasa saja, tapi siapa yang tahu apa yang sebenarnya ada di hatinya?Bisa saja sebenarnya dia merasa tertarik padamu, dan karena kamu sering curhat kepadanya, ia mengira bahwa kamu memberinya harapan untuk bisa jadi pacarnya. Padahal kamu gak punya perasaan apapun kamu memberitahunya yang sebenarnya, apa yang bisa terjadi? Ia bisa patah hati, dan mungkin jadi menganggap kamu tukang PHP. Akhirnya pertemanan kalian pun jadi rusak. Gak enak kan?2. Memicu perselingkuhanunsplash/Priscilla Du PreezBagaimana kalau gak hanya temanmu yang memendam perasaan, tapi lama-kelamaan kamu juga? Hal itu wajar terjadi, karena kamu mungkin mulai merasa nyaman dengan temanmu itu. Dan tentu itu sama sekali gak salah kalau kalian sama-sama masih jomblo. Tapi bagaimana kalau tidak?Faktanya banyak perselingkuhan yang bermula dari seringnya curhat kepada teman lawan jenis. Maka kalau kamu atau temanmu sudah punya pasangan, kamu harus ekstra hati-hati. Sebisa mungkin hindari curhat kepada lawan jenis supaya keinginan selingkuh bisa dibuang jauh-jauh. Baca Juga 5 Alasan Mengapa Wanita Mudah untuk Curhat Dibandingkan Pria 3. Menimbulkan salah paham pexels/Vera ArsicBahkan jika kamu dan temanmu sama sekali gak memendam perasaan apapun, tetap ada kerugian yang bisa timbul. Kalau kamu atau dia sudah punya pacar, curhat kepadanya bisa menimbulkan salah paham di benak pasangan kalian tujuanmu tentu hanya sekadar curhat, tidak lebih. Tapi pacarmu atau pacar temanmu mungkin punya pikiran lain. Pacarmu bisa mengira bahwa kamu berniat mendua, sedangkan pacar temanmu bisa mengira kamu adalah perusak hubungan orang. Kamu gak mau kan itu terjadi?4. Menimbulkan kamu dan temanmu sama-sama gak memendam perasaan apa-apa. Pacarmu dan pacarnya pun sudah paham hal itu, jadi mereka gak melarang kalian untuk tetap dekat dan saling curhat. Berarti aman-aman saja dong? Ternyata gak orang-orang di sekitarmu mengetahui bahwa kamu sering curhat kepada teman lawan jenis padahal kamu sudah punya pacar, bisa timbul pikiran negatif dari mereka. Akhirnya timbul dugaan atau fitnah bahwa kalian berselingkuh, atau bahwa kamu bukan pasangan yang setia."Ah, peduli amat apa kata orang!" begitu mungkin pikirmu. Tapi jangan lupa bahwa citra buruk yang melekat padamu bisa memberimu kerugian. Misalnya jika suatu saat kamu putus, kamu bisa sulit mendekati orang baru karena orang-orang keburu berpikir bahwa kamu bukan orang yang setia. Jadi, jangan anggap remeh pandangan orang-orang di Hasilnya mungkin gak sesuai mungkin pernah mendengar bahwa laki-laki cenderung berpikir secara logika, sedangkan perempuan cenderung menggunakan perasaan. Meski hal itu gak selalu berlaku, nyatanya memang cara berpikir cowok dan cewek itu kalau kamu perempuan, kamu mungkin curhat hanya karena ingin didengar atau sekadar mengungkapkan perasaan, bukan mencari solusi. Tapi temanmu yang cowok mungkin menanggapinya lain. Karena berpikir secara logika, ia mengira harus bisa memberimu solusi. Jadi bukannya mendengarkan dengan sabar, ia malah sibuk memberimu saran untuk melakukan ini dan kalau kamu cowok, mungkin kamu curhat untuk mencari solusi. Tapi teman cewekmu salah mengira bahwa kamu sedang butuh dukungan moril. Jadi ia malah memberimu semangat dan menasihatimu untuk tabah. Intinya, curhat kepada teman lawan jenis mungkin gak akan memberimu hasil sesuai lim efek negatif yang bisa timbul kalau kamu sering curhat kepada teman lawan jenis. Maka untuk menghindarinya, langkah terbaik adalah membatasi curhat kepada teman lawan jenis. Toh kamu masih bisa curhat kepada teman sesama jenis atau kepada keluarga kan? Baca Juga 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Curhat Seputar Asmara kepada Orangtua IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Memiliki kekasih tentunya menjadi tujuan sebagian besar manusia. Apalagi ketika memasuki fase yang mana sedang giat-giatnya mencari pasangan hidup. Karena tentunya hidup ini tidaklah enak jika dijalani sendiri saja. Tetapi saat sudah punya kekasih pun, nyatanya kamu tidak luput dari masalah. Salah satu masalah yang biasa dialami oleh pasangan adalah di mana sang pujaan hati suka curhat sama teman lawan jenis. Ini bisa terjadi karena mungkin mereka sudah berteman dulu sebelum pacaran denganmu. Untuk mengatasinya, berikut lima tips yang bisa kamu terapkan supaya hubungan tidak terganggu. 1. Bicarakan dalam suasana baik mengenai perasaanmu dan batasan dalam hubungan ilustrasi pasangan bisa kamu cari waktu terlebih dahulu untuk membahas masalah ini. Jangan saat sedang emosi atau sedang berargumen kemudian membahas masalah ini. Nantinya malah dia tidak akan memikirkan hal ini dengan matang karena tertutup oleh emosi. Ajak dia ngobrol dengan santai dan jujur saja kalau kamu kurang suka dia curhat ke lawan pula, walau dia terlebih dahulu berteman dengan teman lawan jenisnya itu, dalam sebuah hubungan haruslah memiliki batasan. Sebab, notabenenya kamu dan dia adalah pasangan. Sedangkan, teman hanya sebatas teman. Kalau memang dia menghargai kamu sebagai kekasihnya, pasti doi mengerti akan hal Jika dia ingin jalan berdua saja, setidaknya kamu minta untuk ikut juga ilustrasi hubungan pertemanan kalau dia ingin curhat sama temannya itu atau sebaliknya, pasti dia cari waktu untuk ketemuan berdua saja. Nah, pasangan pun pasti memberitahukan hal itu kepadamu. Jangan ragu buat untuk ikut bersama. Karena itu merupakan hakmu sebagai pasangannya untuk mendampingi. Dia pasti merasa aneh kalau kamu ingin ikut. Tetapi setidaknya kamu sudah berusaha untuk menjaga dirinya. Kalau pun kamu tetap tidak boleh ikut, setidaknya kamu menyarankan untuk mengajak teman lainnya, sehingga mereka tidak berdua saja. Cara ini paling bijak dipilih jika dia tetap ingin curhat sama teman lawan jenisnya. Baca Juga 5 Alasan Kamu Gak Boleh Asal Kasih Saran ke Orang yang Curhat Kepadamu 3. Bangun hubungan dengan teman curhatnya itu ilustrasi pertemanan mintalah kepada pasangan untuk bertemu dengan teman lawan jenisnya itu. Atau kalau sudah kenal dengan teman lawan jenis pasangan, coba untuk bangun hubungan dengannya. Ini semata-mata untuk membuat temannya bisa nyaman dengan dirimu juga. Jangan menciptakan jarak, supaya nanti pasangan juga bisa membawamu ke dalam memang agak aneh jika pasangan lebih senang curhat masalah hubungan ke teman lawan jenis. Maka dari itu, daripada kamu pun tidak mengenal sama sekali temannya itu, lebih baik menekan ego dan cobalah untuk membangun hubungan dengannya. 4. Beri pengertian bahwa pandangan orang lain bisa salah kalau pasangan jalan berdua dengan teman lawan jenisilustrasi pasangan yang lain adalah kamu pun bisa memberi tahu pasangan kalau orang bisa menilai sebelah mata kalau ketahuan pasangan jalan berdua dengan teman lawan jenisnya. Hal ini tentunya nanti akan memperparah hubungan kalau orang lain menambahkan bumbu cerita ke dalamnya. Jadi daripada membuat orang lain curiga dan berkata yang macam-macam, sebaiknya hindari untuk bertemu hanya berdua saja. Setidaknya kamu juga bisa minta untuk dibawa ke dalam lingkungan pertemanan pasangan supaya orang tidak salah menyangka. 5. Beri ketegasan ketika yang dilakukannya sudah kelewat batasilustrasi pasangan terakhir adalah kamu pun harus tegas sebagai pasangan. Kalau dia sudah diberi tahu dengan baik-baik tapi tetap saja dilakukan, maka kamu bisa menggunakan cara yang terakhir. Tegaslah untuk mengatakan ketidaksukaan dirimu dan minta dia untuk berpikir sejenak. Apakah masih mau melanjutkan hubungan atau kalau curhat saja harus sama orang lain, untuk apa memiliki pasangan resmi? Ini tentunya tidak baik buatmu dan buat dirinya juga. Jika dia memang tidak mau berubah dengan alasan kamu harus terima dia apa adanya, lebih baik kamu sudahi hubungan sebelum terlalu jauh. Aneh atau tidak jika pasangan curhat ke teman lawan jenisnya daripada kamu? Jawabannya ialah aneh. Karena pasangan yang baik tentunya akan memperhatikan perasaanmu. Kalau dia dengan sengaja berbuat demikian, maka perasaannya perlu dicek kembali. Apakah masih mencintaimu atau tidak? Baca Juga 5 Cara Mengatasi Rasa Cemburu Berlebihan pada Pasangan, Perhatikan! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Agar pertemanan Anda tak terlampau jauh, perhatikan intensitas Anda berhubungan dengan para teman lawan jenis. Jangan sampai, niat untuk menjalin silahturahmi dengan teman dekat lawan jenis justru merusak hubungan Anda dengan pasangan. Ingatlah satu hal, bahwa Anda harus menjadikan pasangan sebagai perioritas utama. Aturan menjalin hubungan dengan teman dekat setelah menikah Menikah bukan berarti memutus tali silahturahmi dengan teman terdekat Anda, termasuk teman lawan jenis. Nah, agar komitmen Anda dan pasangan tetap terjaga, berikut beberapa aturan berteman dekat dengan lawan jenis setelah menikah 1. Bersikap transparan pada pasangan Sebelum menikah, ada baiknya Anda mengajak pasangan berbicara empat mata mengenai lingkaran pertemanan yang Anda miliki, termasuk teman dekat lawan jenis. Ceritakan tentang semua pengalaman pertemanan Anda, dan mintalah pasangan Anda untuk menceritakan pengalaman pertemanannya juga. Diskusikan apa yang sekiranya membuat Anda dan pasangan sama-sama tidak nyaman. Misalnya, Anda sudah tahu siapa saja teman dekat lawan jenis pasangan Anda, lalu buatlah kesepakatan hal apa saja yang tidak boleh dilakukan pasangan ketika menjalain silahturami dengan teman-temannya. Kadang-kadang, sulit memang membedakan antara rasa cemburu dan posesif. Meski begitu, pastikan Anda dan pasangan sama-sama bertanggung jawab untuk menjaga kepercayaan dan komitemen satu sama lain. Ingat, fondasi pernikahan seringnya goyah ketika salah satu pasangan sudah kehilangan kepercayaan atau justru melangggar kesetiaannya sendiri. Jadi, berhati-hatilah dalam menjaga komitemen untuk diri sendiri, pasangan, dan pernikahan Anda. 2. Tentukan batasan dalam berteman Tetapkan batasan untuk berkomunikasi dan bermain dengan teman dekat lawan jenis Anda. Batasan-batasan ini harus diterapkan tidak hanya ketika di dunia nyata saja, tapi juga di medis sosial. Misalnya, hindari memberikan komentar yang berlebihan ketika teman dekat lewan jenis Anda mengunggah foto di akun media sosialnya. Selain itu, hindari sering-sering mengirim pesan personal kalau sekiranya itu bukanlah hal yang penting. Jika teman dekat lawan jenis Anda mengajak untuk bertemu, mintalah izin terlebih dahulu ke pasangan Anda. Bila perlu, ajaklah pasangan dan teman-teman Anda yang lain. Tak hanya memperluas jaringan pertemanan, mengenalkan teman-teman dekat juga bisa membuat Anda dan pasangan saling percaya satu sama lain. 3. Hindari curhat masalah “dapur” rumah tangga Ada kalanya, Anda membutuhkan teman untuk curhat tentang kemelut rumah tangga yang tengah dihadapi. Termasuk, perihal perlakuan buruk pasangan terhadap Anda. Sayangnya, curhat masalah “dapur” rumah tangga ke teman dekat lawan jenis bukanlah hal yang tepat. Selain tidak etis mengumbar aib pasangan, hal ini justru semakin memperburuk keadaan. Jika memang Anda dan pasangan memiliki masalah, maka cobalah untuk membicarakannya baik-baik untuk mencari jalan keluar. Apabila hal tersebut tidak juga membuahkan hasil, Anda bisa meminta bantuan kepada orangtua atau bahkan konselor pernikahan.
Saat ada masalah, rasanya begitu lega kalau bisa curhat dengan teman yang telah kamu percaya. Mungkin saja alah satunya adalah teman lawan jenis. Akan tetapi, ada beberapa risiko yang mesti kamu pertimbangkan ketika sering curhat dengan teman lawan jenis. Apa saja? 1. Rentan baper Interaksi yang intens antara kamu dengan teman lawan jenis, bisa mengundang perasaan yang nggak kamu duga-duga. Entah kamu sendiri yang jadi beper, atau malah dia yang kemudian timbul perasaan khusus. Kalau kamu single, nggak masalah. Nah yang jadi ribet, ketika kamu sudah punya pasangan. Kalian jadi rentan melakukan perselingkuhan. 2. Menimbulkan konflik pada pasangan Ketika kamu sudah berkomitmen terhadap seseorang, maka mau tidak mau, kamu perlu menjaga perasaannya. Agar hubungan asmara kalian bisa tetap terjaga. Hal ini akan sulit terjadi, kalau hubunganmu dengan teman lawan jenis sudah terlalu dekat, sampai sering banget curhat ke dia. Kalau sudah ada pasangan, usahakan jika ada masalah, curhatnya ya ke pasangan. Karena dia kan sekarang posisinya sebagai orang yang paling dekat denganmu. Terlalu dekat pada teman lawan jenis akan menimbulkan rasa cemburu, yang kemudian menimbulkan konflik. Hubungan kalian jadi nggak pernah tenang. 3. Risiko fitnah Meski kalian merasa hubungan pertemanan kalian biasa-biasa saja, tapi kedekatan kalian akan rawan memicu fitnah dari orang sekitar yang akan berprasangka berbeda. Karena memang sulit sekali memelihara pertemanan yang murni cuma “teman”, dengan lawan jenis. Seringnya berujung pada timbulnya perasaan khusus. 4. Jadi bergantung Tiap orang pasti punya masalah. Kalau setiap ada masalah kamu selalu curhat, lama-lama kamu jadi ketergantungan. Ini tidaklah baik. Selain bisa mengganggu teman yang kamu jadikan sasaran curhat, kebiasaan burukmu ini membuatmu jadi nggak bisa dewasa. Karena ciri orang yang memiliki kedewasaan emosional, ketika dihadapkan masalah, berusaha diselesaikan. Bukan malah diumbar. Jadi, sebaiknya direm kebiasaan curhatmu ini, mau ke pasangan, ataupun teman. Karena bisa berdampak nggak baik. Semoga dengan penjabaran tadi, bisa jadi pertimbangan ketika kamu ingin curhat ke teman lawan jenis. Ada risikonya, terutama ketika kamu sedang menjalin hubungan. Bisa bikin pasangan gerah!
Blog Lifestyle Senin, 17 Mei 2021 - 1542 WIB VIVA – Boleh saja kita curhat pada seseorang, menyampaikan keluh kesah yang terpendam dan berharap bisa mendapatkan solusi untuk sekadar membuat hati merasa lebih tenang. Apalagi, jika masalah yang dihadapi seputar masalah rumah tangga atau pertengkaran dengan kita akan mencari tempat lain untuk mencari kenyamanan, sebab komunikasi dengan pasangan pasti akan terasa segan, tak nyaman atau bahkan, bisa menjadi alasan baru pertengkaran. Namun, sebaiknya tahanlah untuk tidak berkeluh kesah pada sembarang orang. Apalagi, lawan jenismu. Sebab, kemungkinan akan lebih banyak kerugian daripada solusi yang kamu dapatkan. Selain itu, bukannya menemukan solusi, terlalu banyak curhat pada seseorang yang tidak ada urusannya dengan masalahmu, bukan expert atau seseorang yang benar-benar mampu memberi nasihat dan dia adalah lawan jenis yang mungkin terlihat lebih menarik daripada pasanganmu. Ramalan Zodiak Rabu 14 Juni 2023, Cancer Terjebak dalam Gosip Ramalan zodiak Rabu, 14 Juni 2023. Gemini, beberapa masalah bisa muncul dalam kehidupan pribadi kamu. Cancer mungkin terjebak dalam gosip. Aquarius sangat emosional. 14 Juni 2023 Kami kirim berita paling update di pagi dan sore hari langsung ke telegram Kamu! Pssst ada quiz dan giveaway juga Topik Terkait Curhat Lawan Jenis Solusi Pasangan Tenang Jangan Lewatkan Terpopuler Selengkapnya VIVA Networks Demi meramaikan pasar mobil ramah lingkungan di Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales SIS meluncurkan Suzuki XL7 Hybrid, Kamis 15 Juni 2023. Bagaimana spesifikasinya? PT Suzuki Indomobil Sales SIS resmi meluncurkan Suzuki XL7 Hybrid di Indonesia. Suzuki XL7 Hybrid menggunakan powertrain yang sama dengan Ertiga Hybrid. Selengkapnya Isu Terkini
jangan curhat dengan lawan jenis